Selasa, 29 Oktober 2013

Ringkasan Bab1 - Bab4

Sistem informasi akutansi (accounting information system)
Penerbit SALEMBA EMPAT
Dasaratha v. Rama/Frederick L.jones

Bab 1
Mengenal sistem informasi
Dalam bab satu ini anda mampu memahami tentang :
-         Ruang lingkup sistem informasi akutansi (SIA)
-         Memahami cara bagaimana SIA digunakan
-         Memahami aplikasi dan peranti lunak akutansi
-         Memahami berbagai peran akutan yang berkaitan dengan Sistem informasi akutansi(SIA)

·        memahami ruang lingkup sistem informasi akutansi(SIA)
dalam memahami ruang lingkup sistem informasi akutansi kita harus mengenal sistem informasi akutansi itu sendiri, pengertian dari SIA adalah suatu subsistem dari SIM yang menyediakan informasi akutansi dan keuangan, juga informasi lain yang diperoleh dari pengolahan rutin atas transaksi akutansi. Sehingga SIM merupakan seperankat subsistem yang bersifat penting dan informasi yang berbeda diperlukan untuk menjalankan fungsi – fungsinya

·       Memahami cara bagamana SIA digunakan
Ada lima macam penggunaan informasi akutansi diantaranya :
1.   Membuat laporan eksternal
Perusahaan menggunakan SIA untuk menghasilkan laporan-laporan kebutuhan seperti keuangan, SPT pajak
2.   Mendukung aktivitas rutin
SIA digunakan untuk operasi rutin sepanjang siklus operasi perusahaan into sendiri contohnya menerima pelanggan dan menagih kas ke pelanggan
3.   Mendukung pengambilan keputusan
Informasi ini sangat penting karena untuk merencanakan produk baru, memutuskan produk produk apa saja yang harus ada di persediaan
4.   Perencanaan dan pengendalian
Sistem informasi ini digunakan untuk pemindai mencatatat barang yang dibeli dan di jual yang mengakibatkan terkumpulnya jumla informasi yang sangat banyak dengan biaya yang rendah
5.   Menerapkan pengendalian internal
Sistem informasi ini digunakan untuk melindungi asset asset perusahaan dari kerugian atau korupsi dan untuk memelihara keakuratan data keuangan

·       Memahami aplikasi dan peranti lunak akutansi
Interaksi yang terdapat dalam aplikasi ini sistem informasi akutansi dan seorang pengguna terutama terdiri atas :
1.   Pencatatan kejadian
2.   Pengentrian informasi tentang pemasok,pelanggan,karyawan & produk
3.   Pencetakan dokumen
4.   Pencetakan laporan
5.   Pelaksanaan permintaan informasi khusus untuk suatu maksud

·       Memahami berbagai peran akuntan berkaitan dengan sistem SIA
Cara lain memahami SIA yaitu dengan mempertimbangkan hubungan antara sistem SIA dan pekerjaan akuntan. (IFAC) international federatuin of accountants menerbitkan sebuah laporan “teknologi informasi dalam kurikulum akutansi” yang mengidintifikasi empat peran dimana akuntan menggunakan teknologi inforasi :
1.   Penggunaan
2.   Manajer
3.   Konsultan
4.   Evaluator
Bab 2
Didalam bab 2 ini kita membahas tentang proses bisnis dan data SIA
Dimana nantinya kita dapat memahami dari:
  • Siklus transaksi
  • Mengenai konsep dasar file
  • Organisasi data dalam sistem computer
  • Penggunaan file induk dan file transaks
Memahami siklus transaksi
Didalam siklus transaksi/pendapatan terdapat operasi sebagai berikut :
  1. Merespon permintaan informasi dari pelanggan
  2. Membuat perjanjian dengan para pelangga untuk menyediakan barang dan jasa di masa mendatang
  3. Menyediakan jasa atau mengirim barang ke pelanggan
  4. Menagih pelanggan
  5. Melakukan penagihan uang
  6. Menyetorkan uang kas ke bank
  7. Menyusun laporan

 Konsep dasar file
Didalam akutansi pada dasarnya suatu informasi itu sangat penting bagi para akuntan untuk mengetahui bagaimana sistem informasi beroprasi. Pengetahuan itulah yang menyediakan jasa konsultasi dan desain sistem kedalam file file akuntan. Para akuntan harus terbiasa dengan proses bisnis sebelum mereka dapat mengevaluasi atau mendesain satu sistem informasi akutansi.
            Didalam akuntan adanya pedoman mengakui kejadan yang fungsinya untuk focus pada pergeseran tanggung jawab didalam proses bisnis untuk mengidentifikasi kejadian.
  • Pedoman pertama : kenali kejadian pertama dalam suatu proses ketika seseorang atau suatu departemen dalam sebuah organisasi menjadi bertanggung jawab terhadap suatu aktivitas.

  • Pedoman yang kedua : abaikan aktivitas yang tidak memerlukan keikutsertaan agen internal.
  • Pedoman yang ketiga : kenali kejadian baru ketika tanggung jawab dipindahkan dari satu agen internal keagen internal lainnya.

  • Pedoman yang ke empat : kenali kejadian baru ketika suatu proses sudah di interuosi dan dilanjutkan kemudian oleh agen internal yang sama. Setelah interupsi seseorang diluar organisasi atau prose situ mungkin memulai proses tersebut. Sebagai alternative, prose situ dapat dilanjutkan pada suatu waktu yang sudah dijadwalkan
  • Pedoman yang kelima : gunakan satu nama kejadian dan uraian yang mencerminkan sifat mum dari kejadian itu.

Organisasi data dalam sistem computer
Pembahasan organisasi data ini menjelaskan tentang mengidentifikasi kejadian satu motivasi penting tentang uraian naratif mengenai suatu proses bisnis.
Karena SIA berhubungan erat dengan kejadian, SIA merekam data tentang berbagai kejadian. Mulai perjanjian dengan para pelanggan, barang atau jasa yang disediakan kepada pelanggan, jumlah terutang dari para pelanggan.
  • Sistem manual untuk siklus pendapatan buku besar
Dalam pembahasan ini sebelumnya menggunakan sebuah sistem terkomputerisasi untuk merekam kejadian data akutansi. Sebelum pembahasan dengan sistem komputerisasi data akutansi dengan sistem pembukuan manual. dalam pembukuan tersebut mengasumsikan bahwa telah belajar dasar dasar terjadinya pembukuan

  • Arsip dalam SIA yang terkomputerisasi

Sebelumnya pembahasan mengenai pembukuan yang menekankan pada pencatatan kejadian secara manual sebelum terkomputerisasi. Perlu diketahui mengenai konsep – konsep penting mengenai file yang perlu dipelajari untuk memahami bagaimana data di organiasikan dalam suatu sistem terkomputerisasi, yaitu, entity, field, record, file, transaction file, master file, referecnce data, reference field, summary data, summary field.
Teks ini akan berfokus pada kejadian pesanan dalam siklus dan tidak memerhatikan kejadian yang lain seperti, pengambilan, pengiriman, penagihan dan penarikan kas.

Penggunaan file dan jenis data
  • Jenis – jenis file dan data

Ada dua jenis penting dari file data yaitu, file induk dan file transaksi. Seorang akuntan baik dalam peran sebagi perancang atau penilai perlu mengetahui informasi apa yang disimpan dan bagai mana pengorganisasiannya.
Dalam mempelajari SIA, seseorang harus memperhatikan file induk dan file transaksi yang mendukung proses bisnis tertentu.
  1. File induk

File induk mempunyai ciri-ciri berikut :
  • File induk menyimpan data yang relative permanen, contohnya :
  1. File persediaan(barang dan jasa)
  2. File pelanggan (agen-agen eksternal)
  3. File karyawan(agen-agen internal)

  • File induk tidak menyediakan perincian mengenai transaksi-transaksi individual
  • Data yang disimpan memiliki karakteristik seperti :

  1. Data acuan : adalah data deskriptif yang relative permanen dan tidak dipengaruhi oleh transaksi.
  2. Data ringkasan diubah ketika kejadian, seperti pesanan dan pengiriman terjadi. Kuantitas persediaan di tangan adalah suatu contoh dari beberapa file induk mungkin hanya terdiri atas data acuan, tanpa adanya data ringkasan.


  •  Barang atau jasa

Barang dan jasa di peroleh selama kejadian dalam siklus pemerolehan dan pendapatan organisasi. Barang-barang dan jasa pada umumnya mencakup data acuan dan ringkasan
  • Agen eksternal

Adalah orang – orang atau unit organisasi yang berada diluar perusahaan
Contohnya meliputi pelanggan, pemasok dan bank.
  • Agen internal

Adalah orang-orang atau unit organisasi yang bertanggung jawab atas berbagai kejadian di dalam suatu proses bisnis.


File transaksi
File transaksi mempunyai ciri-ciri berikut :
  • File transaksi menyimpan data tentang kejadian seperti pesanan, pengiriman dan penagihan kas
  • File transaksi biasanya mencakup suatu field untuk tanggal transaksi
  • File transaksi biasanya mencakup informasi kuantitas dan harga.
  • Kejadian pertama di dalam siklus di ikuti oleh kejadian yang lain


Hubungan antara file transaksi dan file induk
Empat file bekerja sama untuk mencatat informasi tentang suatu pesanan sebagai berikut :
  1. File pesanan memberikan tanggal bahwa pesanan diterima
  2. Untuk mempelajari bagamana pelangggan membuat pesanan, sistem menunjuk pada data acuan dalam record untuk pelangga
  3. Untuk mengetahui barang yang di pesan, sistem akan memeriksa file pesanan untuk setiap record
  4. Untuk memperoleh nama penulis, judul, dan harga buku yang dipesan, sistem mengacu pada data acuan dalam file persediaan.

Manfaat pemisahan informasi ke dalam record induk dan transaksi
Ketika mencatat suatu pesanan (menambah record ke file pesanan) untuk pelanggan yang ada, petugas pencatat pesanan di bebaskan dari beban mengenai pencatatan nama dan alamat pelanggan karena itu telah tersedia di dalam file pelanggan. Transaksi mempunyai dua karakteristik umum diataranya tanggal dan kuantitas yang harus dimasukan. Pemahaman mengenai bagaimana file induk dan transaksi bekerja sama adala penting untuk meneliti suatu aplikasi akutansi dan harus dicapai dalam konteks proses bisinis yang sedang dipelajari.

Bab 3
Mendokumentasikan sistem akutansi
Didalam bab ini akan membahas tentang :
  • Informasi yang disajikan dalam diagram aktivitas UML
  • Perbedaan antara overview activity diagram dengan detailed activity diagram
  • Konsep dan symbol diagram aktivitas UML

Informasi yang disajikan dalam diagram aktivitas UML

(UML) unfied modeling language adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menentukan, memvisualisasikan, membagun, dan mendokumentasikan suatu sistem informasi. UML ini dikembangkan bertujuan sebagai alat untuk analisis dan desain berorientasi objek yang dibuat oleh Grady booch, Jim Rumbaugh, dan ivar jacbson. Penggunaan UML dalam industry terus meningkat karena merupakan standar terbuka yang menjadikan sebagai bahasa pemodelan yang umum dalam industry perangkat lunak dan pengembangan sistem. Standar ini terus dikembangkan dan diperbaharui dengan pengawasan dan control dari Object Managemen Group (OMG) yaitu sebuah keanggotaan terbuka, konsorsium yang tidak berorientasi laba dari perusahaan – perusahaan dalam industry computer.
Sebelum kita memahami suatu diagram aktivitas, secara umum kita tetap dapat memahaminya diagram tersebuat yang membuat bermanfaat seperti :
  • Baik peta maupun diagram aktivitas menyediakan represenasi informasi grafis yang lebih mudah dipahami dbandingkan naratif
  • Peta menggunakan lambang standar untuk menyampaikan informasi
  • Peta dan diagram aktivitas dibuat oleh ahlinya tetapi dibaca oleh para pemakai dengan sedikit pelatihan
  • Diagram aktivitas dapat menyediakan gambaran tingkat tinggi seperti halnya juga yang tingkat rendah.

Perbedaan overview activity dan diagram detailed activity
  • Overview diagram menyajikan suatu pandangan tingkat tinggi dari proses bisnis dengan mendokumentasikan kejadian – kejadian penting, uruta  kejadian – kejadian ini dan aliran informasi antar kejadian.
  • Detailed diagram sama dengan peta dari sebuah kota. Diagram ini menyediakan suatu penyajian yang lebih detail dari aktivitas yang berhubungan dengan satu atau dua kejadian yang ditunjukan pada overview diagram.

UML adalah satu dari banyak pendekatan yang dapat digunakan untuk membuat medel SIA. Dua teknik yang umum adalah data flow diagram(DFD) dan bagan arus sistem(system flowchart)

Memahami overview activity diagram
Sebelum menjelaskan bagaimana cara menggambarkan diagram aktivitas kita perlu mempelajari bagaimana cara membacanya ini menunjukan narasi yang sama kecuali bahwa siklus tersebut disusun menurut kejadian.
Contoh kejadian angelo dinner :
  1. Menerima pesanan
  2. Menyiapkan makanan
  3. Menyajikan makanan
  4. Mencatat penjualan
  5. Menutup register
  6. Rekonsilasi
Itu semua pada umumnya arus sistem (system flowchart) gambaran didalam aktivtias suatu pemecahan masalah. Memisahkan aktivitas atau kejadian menurut orang atau departemen yang bertanggung jawab atas kejadian atau aktivitas tertentu :

  • Agen – agen diluar organisasi itu(misalnya, pelanggan) juga diwakili oleh swimlane.
  • Terakhir sistem computer( dalam hal ini register) digunakan untuk mencatat dan memproses data SIA oleh Swimlane Lingkaran penuh menunjukan awal proses
  • Enam kejadian menunjukan segi empat panjang
Membuat overview activity diagram
Bagian ini menjelaskan bagaimana cara membaca overview activity diagram dengan menggunakan symbol dasar yang dijelaskan artinya. Bagian ini memberikan petunjuk yang terperinci dalam membuat overview activity diagram.
  • Langkah- langkah untuk membuat diagram aktivitas :

  1. Membaca uraian narasu dan mengidentifikasi kejadian penting
  2. Membubuhi keterangan pada narasi agar lebih jelas.
  3. Menunjukan agen yang terlibat didalam proses bisnis dengan menggunakan simlanes
  4. Membuat diagram untuk masing – masing kejadian
  5. Menggambarkan dokumen yang dibuat dan digunakan didalam proses bisnis
  6. Menggambarkan tabel file yang dibuat dan digunakan didalam proses bisnis.


 Memahami detailed activity diagram
Pembahasan ini memperkenalkan detailed activity diagram. Overview diagram yang dibahas sebelumnya bermanfaat dalam memahami kejadian – kejadian penting pada suatu proses bisnis. Flowchart pada angelo dinner menunjukan narasi antonasi lainnya membuat overview diagram. Kita mengidentifikasi kejadian dalam proses bisnis untuk membuat detailed diatram.

Bab 4
Mengidentifikasi resiko dan pengendalian dalam proses bisnis
  • Kerangka kerja pengendalian internal : sasaran dan komponen
  • Pelaksanaan sistem informasi, pelindung asset dan sasaran kinerja
  • Resiko pelaksanaan dan kejadian siklus pemerolehan dan pendapatan
  • Resiko pencatatan dan pembaruan dalam sistem buku besar
  • Penendalian arus kerja yang digunakan mengurangi resiko

Kerangka kerja pengendalian internal
Dalam bab ini membahas sasaran pengendalian internal penting dari suatu organisasi dan resiko tidak tercapainya sasaran ini yang nantinya menjelaskan bagaimana seseorang dapat menentukan resiko resiko dengan menggunakan konsep.
Pengendalian internal(internal control) adalah suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan direksi entitas, manajemen dan personel yang lainnya yang direncanakan untuk memberikan kepastian yang beralasan terkait dengan pencapaian sasaran kategori efektivitas dan efesiensi operasi kendalaan laporan dan ketaan terhadap hukum peraturan yang berlaku.
  • Tanggung jawab manajer atas pengendalian internal telah dibuat secara eksplisit. Laporan perusahaan public saat ini mencakup :

  1. Lingkungan pengendalian mengacu pada faktor-faktor umum yang menetapkan sifat organisasi dan mempengaruhi kesadaran karyawan terhadap pengendalian. Faktor-faktor ini meliputi integritas, nilai-nilai etika, serta filosofi dan gaya operasi manajemen.
  2. Penentuan resiko adalah identifikasi dan analisis risiko yang mengganggu pencapaian sasaran pengendalian internal
  3. Aktifitas pengendalian adalah kebijakan dan prosedur yang dikembangkan oleh organisasi untuk menghadapi resiko. Aktivitas pengendalian meliputi penelaahan kinerja, pemisahan tugas, pengendalian aplikasi, dan pengendalian umum.
  4. informasi dan komunikasi. Sistem informasi perusahaan merupakan kumpulan prosedur (otomatis dan manual) dan record yang dibuat untuk memuali, mencatat, memproses dan melaporkan kejadian pada proses entitas.
  5. pengawasan. manajemen harus mengawasi pengendalian internal untuk memastikan bahwa pengendalian organisasi berfungsi sebagaimana dimaksudkan.

Sasaran pengendalian internal
Sasaran pelaksanaan. Pada siklus pendapatan, pelaksanaan mengacu pada penyerahan barang atau jasa serta penerimaan dan penanganan kas. Selanjutnya pelaksanaan mencakup aktivitas dimana perusahaan mengeluarkan persediaan dan atau menggunakan sumebr daya lainnya misalnya tenaga kerja dan peralatan.
  • Sasaran sistem informasi. Sasaran ini memfokuskan pada pencatatan, pembaruan, dan pelaporan informasi akuntansi. Data kejadian harus dicatat dengan tepat pada dokumen sumber dan dalam file transaksi.
  • Sasaran perlindungan aset. Fokus utama kita adalah pada sasaran pelaksanaan dan sistem informasi. Sasaran ini sesuai untuk teks ini karena relavan dengan fungsi sistem informasi akuntansi dan konsisten dengan fokus kita pada kejadian dan proses
  • Sasaran kinerja. Dadaran ini memfokuskan pada pencapaian  kinerja yang memuaskan dari organisasi, orang, departemen, barang, atau jasa. Meskipun sasaran ini tercapai, sasaran  kinerja bisa saja tidak tercapai. Contoh nya pesanan pengiriman dan pengihan mungkin dilakukan dengan tepat, tetapi target penjualan mungkin tidak tercapai.

Penentuan risiko
Dalam menidentifikasikan risiko dan pengendalian dalam proses bisnis kita harus menentukan terlebihdahulu jenis sasaran kemudian deskripsi sasaran.

Penentuan risiko pelaksanaan: Siklus pendapatan
Bagian ini memberikan pedoman untuk menidentifikasikan risiko pelaksanaan pada siklus  pendapatan. Risiko pelaksanaan mencakup risiko tidak tepatnya pelaksanaan transaksi.
Risiko pelaksanaan yang umum untuk dua transaksi siklus pendapatan adalah sebagai berikut:
  1. Penyerahan barang dan jasa:

  • Diperbolehkannya penjualan atau layanan jasa yang tidak terotorisasi.
  • Penjualan atau layanan jasa yang terotorisasi tidak terjadi, terlambat atau digandakan tanpa disengaja.
  • Jenis barang atau jasa salah.
  • Kuantitas atau kualitas salah.
  • Pelanggan atau alamat salah.
penerimaan Kas:

Kas tidak diterima atau terlambat diterima.
Jumlah kas yang diterima salah.
Lima langkah yang bermanfaat dalam pemahaman dan penentuan risiko pelaksanaan:
Langkah1: Dapatkan pemahaman mengenai proses organisasi.
Langkah2: Identifikasikan barang atau jasa yang diberikan dan kas yang diterima yang tergolong berisiko.
Langkah3: Nyatakan kembali setiap risiko umum untuk menjelaskan risiko pelaksanaan dengan lebih tepat untuk proses tertentu yang dipelajari.
Langkah4: Beri penilaian terhadap signifikansi risiko-risiko yang tersisa.
Langkah5: Untuk risiko yang signifikan, identifikasi kan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap resiko.
Penetuan risiko pelaksanaan: Siklus pemerolehan
Dibagian sebelumnya dijelaskan pedoman untuk menilai risiko pelaksanaan pada siklus pendapatan, sedangkan bagian ini akan menjelskan risiko pelaksanaan pada siklus pemerolehan.
Berikut adalah langkah-langkah proses penggajian untuk menidentifikasikan risko nya:
Langkah1: Dapatkan pemahaman mengenai proses organisasi.
Langkah2: Identifikasikan barang atau jasa yang disediakan dan kas yang diterima yang tergolong berisiko.
Langkah3: Nyatakan kembali setiap risko yang bersifat umum untuk menjelaskan risiko pelaksanaan dengan lebih tepat untuk proses tertentu yang dipelajari. Keluarkan setiap risiko yang tidak relevan atau jelas-jelas tidak material.
Langkah4: Berikan penilaian atas signifikansi risiko-risiko yang tersisa.
Langkah5: Untuk risiko yang signifikan, identifikasikan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko.

Penelitian risiko sistem informasi
Karena sistem informasi mencatat transaksi perusahaan, sistem informasi tidak lepas dari risiko pelaksanaan. Bagian ini menstrukturkan risiko sistem informasi menjadi dua kategori yaitu: pencatatan risiko dan pembaruan risiko.
Mengidentifikasikan risiko dan pengendalian proses bisnis dalam proses penggajian:
Kejadian 1: Memberikan penuggasan
Kejadian 2: Melakukan tugas yang diberikan
Kejadian 3: Mencatat waktu datang
Kejadian 4: Mencatat waktu pulang
Kejadian 5: Menyiapkan gaji
Kejadian 6: Menyetujui gaji
Kejadian 7: Mencetak cek gaji
Kejadian 8: Menandatangani cek
Kejadian 9: Mendistribusikan cek gaji

Pencatatan risiko
Pencatatan risiko menyatakan risiko yang tidak tangkap informasi kejadian secara akurat dalam sistem informasi organisasi. Sebagai contoh jika catatan penjualan memiliki identifikasi pelanggan yang salah, pelanggan yang sebenarnya tidak mendapat tagihan, dan perusahaan mungkin tidak dibayar atas penjualan tersebut. Pada siklis pemerolehan, pencatatan kesalahan dapat mengakibatkan kelebihan pembayaran atau kehilangan kredit karena gagal bayar.

Memperbarui risiko
Pembaruan risiko adalah risiko bahwa field ringkasan dalam catatan induk tidak diperbarui dengan tepat. Memperbarui kesalahan bisa jadi sangat mahal, misalnya pesanan bisa ditolak karena jumlah persediaan dilaporkan sudah habis, padahal persediaan sebenarnya masih ada.
Bagian ini menjelaskan bagaimana mengidentifikasikan serta mendokumentasikan pencatatan dan memperbarui risiko serta secara sistematis pada SIA.

3 langkah bermanfaat dalam mengidentifikasikan risiko-risiko pencatatan :
  • Langkah1 dapatkan pemahaman mengenai proses yang dipelajari.
  • Langkah2 tinjaulah kejadian tersebut dan identifikasikanlah kejadia-kejadian diamana data dicatat didokumen sumber atau pada file transaksi.
  • Langkah3 untuk setiap kejadian dimana data dicatat didokumen sumber atau record transaction, perhatikan risiko pencatatan yang bersifat umum sebelumnya.

Pencatatan dan pembaruan sistem buku besar
Beberapa kejadian memiliki signifikansi akuntansi keuangan secara langsung, sedangkan beberapa lainnya tidak. Kejadian yang memerlukan pembaruan terhadap akun-akun buku besar. Ini diperlukan untuk mencatat kejadian-kejadian seperti itu pada saat terjadinya dengan suatu cara yang memfasilitasi pembaruan selanjutnya yang diperlukan terhadap buku besar. Field akun buku besar dapat ditambahkan pada file transaksi dan file induk.

Risiko dalam mencatat dan memperbarui informasi pada sistem buku besar
Salah satu risiko adalah bahwa akun buku besar salah dicatat dan bahwa jumlah debit atau kredit salah. Juga terdapat risiko bahwa record induk buku besar mungkin tidak diperbarui sama sekali, terlambat diperbarui atau diperbarui dua kali. Selain itu, record induk buku besar yang salah dapat telah diperbarui dan proses memperbarui mengandung kesalahan yang mengakibatkan kesalahan memperbarui saldo.

Risiko pengendalian
Setelah risiko kerugian atau kesalahan yang signifikan telah diidentifikasi, evaluator harus memerhatikan cara-cara untuk mengendalikan risiko. Dibanyak kasus, perusahaan meminta bantuan akuntan, auditor eksternal, atau auditor internal untk mengevaluasi pengendalian dan meminta pendapat pengendalian tambahan jika diperlukan.

Aktivitas pengendalian
Dibagian ini akan dibahas komponen ketiga pengendalian internal yaitu aktivitas pengendalian secara lebih mendalam.
Aktivitas pengendalian adalah kebijakan dan prosedur yang dikembangkan oleh organisasi untuk menghadapi risiko dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Aktivitas ini bisa dibuat manual atau otomatis dan bisa diterapkan diberbagai tingkat didalam organisasi. Terdapat empat jenis pengendalian yaitu pengendalian arus kerja, pengendalian input, pengendalian umum dan penelahaan kinerja.

Pengendalian arus kerja
1.Pemisah tugas
Pemisahan tugas antaragen internal merupakan konsep ini dalam mendesain aktivitas pengendalian internal. Biasanya agar kecurangan terjadi ketika karyawan memerlukan akses keaset maupun kemampuan untuk menyembunyikan kecurangan dalam record organisasi. Misalnya kasir dapat mengambil kas dan menyembunyikan nya dengan membuang nota penjualan. Untuk mencegah masalah seperti ini, organisasi dapat mengupayakan pemisahan otorisasi kejadian, pelaksanaan kejadian, pencatatan data kejadian dan pengamanan sumber daya yang berhubungan dengan kejadian.

2.Penggunaan informasi mengenai kerjadian sebelumnya untuk mengendalikan aktivitas
Informasi mengenai kejadian sebelumnya dapat berasal dari dokumen atau record komputer. Pertama kita bahas informmasi dari dokumen.
 -Informasi dari dokumen: nota  penjualan yang disiapkan selama kejadian “menerima pesanan” digunakan untuk mengotorisasikan kejadian “menyiapkan makanan”. Sebagai contoh meskipun karyawan yang sama menerima pesanan dan memasak makanan, informasi dari pesanan tersebut akan membantu mengendalikan kesalahan pada kejadian memasak.
-Informasi file komputer: kita telahmelihat bahwa seseorang dapat menggunakan dokumen dari kejadian terdahulu untuk mengendalikan kejadian berikutnya. Contoh nya yaitu, data ringkasan file induk bisa diperiksa untuk mengotorisasi kejadian misalnya ketika penumpang membeli tiket, jumlah kursi dapat diperbarui difile induk penerbangan. Contoh lain record transaksi juga bisa membantu mengendalikan kejadian. Seseorang karyawan bisa memeriksa record pembelian dan penerimaan dikomputer untuk menyetujui faktur pembayaran.

3.Ururtan kejadian yang diharuskan
Dibanyak kasus, organisasi memiliki kebijakan yang mengharuskan suatu proses untuk mengikuti urutan tertentu. Misalnya seorang dokter mungkin mengharuskan pengumpulan informasi asuransi sebelum memeriksa pasien. Informasi ini mengurangi risiko tidak mendapatkan penggantian biaya atas jasa nya.

4.Menindaklanjuti kejadian
Organisasi harus memiliki cara otomatis atau manual untuk menelaah transaksi yang belum disimpulkan. Berikut ini beberapa contoh kejadian yang mungkin memerlukan tindak lanjut:
  • Pesanan pelanggan yang belum dipenuhi
  • Faktur penjualan yang sudah jatuh tempo
  • Permintaan yang menunggu untuk disetujui
  • Jasa yang disediakan tetapi belum selesai (misalnya, pekerjaan, percetakan, pekerjaan, perbaiakan, dan audit)

5.Dokumen bernomor urut
Memberi nomor urut pada dokumen memberikan peluang untuk mengendalikan kejadian. Dokumen bernomor urut dibuat selama satu kejadian dipertanggung jawabkan dikeajdian berikutnya. Memeriksa urutan dokumen bernomor dapat membantu memastikan bahwa seluruh kejadian dilaksanankan dan dicatat dengan tepat.

6.Pencatatan agen internal yang bertanggung jawab atas kejadian dalam suatu  proses
Agen internal ditunjuk sebagai penanggung jawab sebagian besar kejadian. Misalnya pelayan bertanggung jawab untuk menerima pesanan pelanggan dan memberi harga pada nota penjualan. Staf dapur bertanggung jawab untuk memasak dengan benar dan tepat waktu, dan kasir bertanggung jawab untuk menerima jumlah kas yang benar.

7.Pembatasan akses ke aset dan informasi
Cara penting untuk memproteksi aset, sperti kas, persediaan, peralatan dan data adalah membatasi akese hanya untuk karyawan yang memerlukannya untuk mengerjakan tugas yagn diberikan. Untuk membatasi akses kepadanya, aset fisik disimpan dilokasi yang aman. Misalnya gudang hanya terbuka untuk karyawan yang mengambil, mengirim dan menerima brang.

8.Rekonsiliasi catatan dengan bukti fisik aset
Aktivitas rekonsiliasi digunakan oleh organisasi untuk memastikan bahwa kejadian dan data file induk yang tercatat sesuai dengan aset yang sebenarnya. Rekonsiliasi berbeda dengan penggunaan dokumen untuk mengendalikan kejadian dalam dua cara penting:
-Rekonsiliasi lebih umum dari pada pemerikasaan sederhana atau perbandingan dokumen yang menunjukan kejadian-kejadian individu. Rekonsiliasi biasanua mencakup data mengenai banyak kejadian.
-Rekonsiliasi terjadi setelah kejadian dilaksanakan dan dicatat. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, dokumen digunakan untuk memulai kejadian.

Penelaahan kinerja
Penelaahan kinerja mengukur kinerja dengan membandingkan data aktual dengan anggaran, proyeksi atau data periode lalu. Penelaahan kinerja meliputi analisis data (kemungkinan dari banyak periode), indentifikasi masalah, dan pengambilan tindakan perbaikan.
Record induk dan penelaahan kinerja. Penelahaan kinerja dan aktivitas pemeliharaan file saling berkaitan dalam dua cara. Pertama, angka-angka standar dan anggaran (data acuan) biasanya dicatat selama aktivitas pemeliharaan file di record induk. Kedua, data ringkasann yang disimpan direcord induk sering kali digunakan untuk menerapkan tindakan perbaikan.
Sebagai contoh, akun penjualan yang dicatat difile buku besar dapat mencakup 12 field untuk anggaran penjualan satu bulan.
Field ringkasan direcord induk juga dapat membantu dalam menelaah kinerja. Misalnya kita dapat menyimpan informasi mengenai retur pembelian pada record setiap pemasok.


Selasa, 28 Mei 2013

Ke angkeran tol cipularang


Disini saya akan menceritakan dan mengembangkan fenomena yang sering terjadi di dalam masyarakat akhir – akhir ini. Saya akan mengambil tema fenomena masyarakat dengan angker nya TOL cipularang di KM 90 sampai 100 yang kerap terjadinya kecelakaan.
Tol Cipularan kerap terjadi memakan korban jiwa. Tak lepas ingatan kemarin kecelakan demi kecelakaan yang sering terjadi di tol cipularang ini menjadi momok yang menakutkan bagi pengguna jalan seperti hal nya yg sering terjadi tepatnya di Tol Cipularang KM 90-97 menjadi terkenal.
seiring dengan kecelakaan tragis yang menewaskan istri Saipul Jamil, KM 90-97 menguak di berbagai media tentang bahayanya lalu lintas di KM tersebut, berita demi berita bermunculan seiring pengalaman dan keanehan yang terlihat di KM tersebut.
Namun  Berdasarkan fakta kecelakaan sebelumnya maka akhirnya terungkap Kumpulan Kisah Misteri Tol Cipularang yang selama ini jarang diketahui umum. Benarkah ada beberapa kejadian/Kisah Misteri di Tol Cipularang sebelumnya? Mari kita paparkan kumpulan kesaksian dari kisah misteri Tol Cipularang ini.
Menurut Kapolres Purwakarta AKBP Bachtiar Ujung mengatakan bahwa lokasi  yang sering terjadi kecelakaan di KM 97 memiliki kontur jalan yang berbelok dan menurun. Sedangkan lokasi kecelakaan l di KM 90-100 hanya memiliki jalur yang lurus. "Di lokasi kecelakaan itu ruas jalan tol itu biasa saja," katanya. Soal keberadaan kendaraan misterius yang kerap mengganggu pengguna jalan tol Cipularang itu, sebelumnya telah sering beredar.
Dan penuturan pengguna jalan tentang adanya hempasan angin kencang yang datang tiba-tiba juga sering dialami oleh para pengemudi lainnya yang sering menggunakan jalur tol cipularang.
Kumpulan kisah keangkeran jalan tol ini meluas dan berkembang menjadi kisah berantai, atau pesan yang menakutkan bagi pengguna jalan. Disini saya akan memaparkan dari berbagai kesaksian kisah Misteri Tol Cipularang dan keangkeran jalan tol cipularang yang saya kutip dari beberapa komentar atau cerita dari kisah nyata :

1.       Kisah Pertama - tersebar via e-mail dan BBM yang tersebar keberbagai kalangan masyarakat

Hati-hati kalau mau jalan malam hari di Cipularang, terutama setelah waduk Jatiluhur dari arah Bandung. Pengalaman saya waktu itu mau balik ke Jakarta lewat Cipularang malam hari. Saat itu saya di jalur kanan, tiba-tiba dari belakang ada mobil memberikan lampu hazard. Setelah itu saya minggir ke kiri memberikan jalan kepada mobil tersebut. Eh mobil itu ikutan ke kiri juga sambil tetap member hazard. Karena saya kesal, saya tancap gas, eh mobil itu ikut-ikutan berlari kencang juga. Tetepi dia masih memerikan lampu hazard juga. Karena saking kesalnya, saya intip dari spion tengah itu mobil apa sih?
Piker saya,  sehabis ngintip spion tengah saya terus lihat jalan di depan sudah ada buntut truk tinggal beberapa ratus meter lagi. Kaget, saya rem habis. Untung tidak terguling. Setelah ngerem, saya intip spion tengah, ternyata mobil tadi sudah nggak ada lagi. Saya salip truk, ternyata kendaran yang ada cuman mobil saya sama truk tadi. Di depan gelap nggak ada mobil sama sekali. Saya merinding habis.



2.       Kisah kedua setelah hari lebaran yang mencuat di berbagai forum dunia maya.

Masih ada kisah lainnya, peristiwanya juga terjadi setelah Idul Fitri. seperti ini ceritanya, Saya ingin berbagi cerita ini kejadian yang terjadi pada hari keempat lebaran. saya bersama om dan tantenya pergi dari Jakarta menuju Bandung melewati Tol Cipularang pada siang hari. Pada kecepatan 60 km/jam melewati KM 89 dan 92, tiba-tiba si sopir yang kebetulan omnya sendiri membawa kendaraan (mobil Panther baru) seperti tidak sadarkan diri. Dia memacu kendaraan semakin kencang sehingga kendaraan tersebut tidak stabil lalu membentur trotoar dan terbalik.
Sebelum kecelakaan, tantenya sudah mengingatkan suaminya untuk memelankan kendaraan. Namun kendaraan semakin kencang sehingga terjadilah kecelakaan tersebut. Untungnya tidak ada yang terluka parah walaupun mobil tersebut keadaannya rusak berat. Peristiwa terjadi di KM 92, kendaraan yang berada di belakangnya bisa mengerem (mobil Honda CRV).

Kemudian si pengemudi kendaraan tersebut turun dari mobil. Anehnya si pengemudi menyalami om saya dan dia berkata, Selamat, Pak. Untung tidak apa-apa. Saya juga sempat hilang kendali sebentar, namun karena melihat kendaraan bapak saya menjadi  kaget dan mengerem. Tidak  beberapa lama pihak Jasa Marga datang, Lalu anehnya lagi mereka berkata, Untung bapak di KM 92. Kalau di KM 89 pasti bapak sudah lewat mungkin. Sebelumnya ada dua kecelakan di KM 89 meninggal. Memang daerah rawan di 89-92, Pak. Sebaiknya di KM ini lebih berhati-hati dan jangan sampai pikiran kosong.

Kesimpulannya begitu banyak kejanggalan yang terlintas di public dengan adanya kejadian demi kejadian yang aneh ketika melintas di KM tersebut, menurut saya sebagai penulis masih banyak keanehan yang terjadi membuat kecelakaan yang disebabkan selain angin yang tiba – tiba berhembus, lalu sosok orang melintas atau pun juga gangguan – gangguan secara gaib dan lainnya.

Referensi yang saya dengar dari cerita masyarakat sekitar yang bertepatan pada KM 90-100 itu merupakan tempat yang pada hal nya sebuah bukit yang dijadikan pemujaan, jika kalian melintasi KM tersbut terlihat sosok bukit yang di atasnya pepohonan lebat dimana kata masyarakat sekitar dulunya dijadikan tempat pemujaan bagi para masyarakat yang ingin mencari ilmu hitam, sehingga tak khayal bila setiap tahunnya memakan korban jiwa atas tumbal, itu merupakan kepercayaan dari masyarakat sekitar yang mempercayai angkernya bukit tersebut. Yang harus di ambil dari perihal tersebut konsisten lah dalam mengemudi dengan tidak pikiran kosong sehingga dapat konsen di saat mengemudi dan tidak lengah dalam mengambil keputusan dalam mengendarai.

islam melarang pria memakai emas

Disini saya akan menuliskan hobby mengenai tulisan tentang islam melarang pria memakai emas

Mengapa islam melarang bagi pria yang memakai emas setelah saya mempelajari ada sebab dan akibatnya juga bagi pria yang memakai emas, disini saya akan menerangkan seputar hal tersbut mulai dari penelitian ilmiah serta analisa medisnya dan juga perbedaan bagi pria dan wanita yang memakai emas serta manfaatnya.

Inilah penelitian ilmiah atau analisa medisnya
"Para ahli fisika telah menyimpulkan bahwa atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit dan masuk ke dalam darah manusia, dan jika kita ( pria ) mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam prosentase yang melebihi batas ( dikenal dengan sebutan " Migrasi Emas " ).Dan apabila ini terjadi, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer."

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil.
Alzheimer bukan penuaan normal,tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa.

Lantas di benak kita terpikir mengapa hanya pria yang tidak boleh memakai perhiasan tersebut lantas bila wanita yang memakainya apakah sama mengalami gejala tersebut?
Jawaban yang saya dapatkan seperti berikut :

"Wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi."
Ternyata dari larangan itu ada makna dibaliknya, dilarang oleh Rasulullah karena ada dampak negatif bagi kita. Padahal dulu, 1400 tahun yang lalu, belum ada para ahli fisika,tetapi Rasulullah sudah tahu.
Subhanallah yah?

emas dengan nama kimia Aurum (Au) itu yg warnanya kuning. Yg putih Platinum (Pt). Harganya emg lbh mahal Platinum krn lebih rare di alam. Makanya harusnya namanya platinum/platina, bukan emas putih.
Kalo Platinum namanya di toko perhiasan memang paltinum, atau platina. tapi kalo emas putih itu memang terbuat dari emas, tapi kandungannya cuma sekitar 75%, yang bikin putih itu campurannya yang 25%. Harga emas putih biasanya lebih murah dari pada emas kuning, tapi kalau platinum memang lebih mahal.

Emas adalah sebutan untuk logam mulia unsur Au (dibaca Aurum)
Platina adalah sebutan untuk logam unsur Pt
Sedangkan Emas putih sendiri masuk ke dalam jenis logam Aliasi (gabungan beberapa logam dan masih mengandung Aurum)

Membaca perihal tersbut saya langsung terusik untuk bilang bahwa sesungguhnya Sunnah yang diajarkan rasul itu pada hakikatnya harus kita jalankan tanpa perlu tau adanya hikmah dibalik itu semua, para sahabat di jaman Rasul sama sekali ga tau hikmah2 itu tapi mereka menjalankan tiap sunnah dengan sangat yakin, disanalah hakikat sunnah, keyakinan kita pada kebenaran yang dibawa Rasul harus dijalankan tanpa perlu paham 100% hikmah Duniawinya
hikmah dari sunnah yang baru diketahui di zaman sekarang hendaknya menjadi penguat saja agar kita lebih yakin menjalankannya, dan juga bukan malah dicari celah2nya untuk tidak dijalankan (sifat bani israel),wallahu a'lam.

Berhias diri sebenarnya adalah suatu yang dibutuhkan oleh perempuan, maka mereka di antaranya dibolehkan memakai sutra. Di antaranya pula, mereka dibolehkan memakai perhiasan emas. Namun hal ini berbeda dengan pria. Terutama yang tersebar saat ini di tengah masyarakat adalah para pria mulai berhias diri dengan emas. Di antaranya dengan cincin emas dan perak. Bagaimana hukum kedua cincin ini?
Hukum Cincin Emas bagi Pria
Dalilnya adalah hadits berikut ini,
عَنْ أَبِي مُوسَى أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُحِلَّ الذَّهَبُ وَالْحَرِيرُ لِإِنَاثِ أُمَّتِي وَحُرِّمَ عَلَى ذُكُورِهَا
“Dari Abu Musa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Emas dan sutra dihalalkan bagi para wanita dari ummatku, namun diharamkan bagi para pria’.” (HR. An Nasai no. 5148 dan Ahmad 4/392. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishahih)
Sedangkan secara khusus mengenai cincin emas terjadi ijma’ (kesepakatan) para ulama dalam hal ini akan haramnya. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Al Bukhari dan selainnya,
نَهَى عَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang cincin emas (bagi laki-laki)”. (HR. Bukhari no. 5863 dan Muslim no. 2089). Sudah dimaklumi bahwa asal larangan adalah haram.
Imam Nawawi rahimahullah berkata dalam Syarh Shahih Muslim (14/32), “Emas itu haram bagi laki-laki berdasarkan ijma’ (kesepakatan) para ulama.” Dalam kitab yang sama (14/65), Imam Nawawi juga berkata, “Para ulama kaum muslimin sepakat bahwa cincin emas halal bagi wanita. Sebaliknya mereka juga sepakat bahwa cincin emas haram bagi pria.”
Dalam Al Majmu’, Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Dibolehkan bagi para wanita yang telah menikah dan selainnya untuk mengenakan cincin perak sebagaimana dibolehkan cincin emas bagi mereka. Hal ini termasuk perkara yang disepakati oleh para ulama dan tidak ada khilaf di dalamnya.” (Al Majmu’, 4/464)
Hukum Cincin Perak bagi Pria
Para ulama sepakat (berijma’) bahwa cincin perak dibolehkan bagi pria. Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
كَتَبَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - كِتَابًا - أَوْ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ - فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُمْ لاَ يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلاَّ مَخْتُومًا . فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ نَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ . كَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِى يَدِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis atau ingin menulis. Ada yang mengatakan padanya, mereka tidak membaca kitab kecuali dicap. Kemudian beliau mengambil cincin dari perak yang terukir nama ‘Muhammad Rasulullah’. Seakan-akan saya melihat putihnya tangan beliau.” (HR. Bukhari no. 65 dan Muslim no. 2092)
Dalam Al Muntaqo Syarh Muwatho’ (2/90), disebutkan bahwa perak bagi pria dibolehkan dalam tiga penggunaan, yaitu pedang, cincin dan mushaf.
Asy Syarbini mengatakan, “Tidak dimakruhkan penggunaan cincin perak bagi wanita”. (Mughnil Muhtaj, 1/579)
Semoga Allah mengaruniakan pada kita sifat takwa.
Riyadh-KSA, 26 Rabi’ul Awwal 1434 H

Mitos Orang Sunda Dilarang Menikah Dengan Orang Jawa

FENOMENA MASYARAKAT
Disini saya akan mengutip dari sebuah mitos yang beredar di pulau jawa khususnya bagi orang jawa Pernahkah anda mendengar bahwa orang Sunda dilarang menikah dengan orang Jawa atau sebaliknya? Ternyata hal itu hingga kini masih dipercayai, Tidak bahagia, melarat, tidak langgeng dan hal yang tidak baik bakal menimpa orang yang melanggar mitos tersebut.

Mitos tersebut hingga kini masih dipercaya ada. Ada yang memberikan contoh kebenaran mitos ini namun banyak juga contoh sukses perkawinan orang jawa dengan orang sunda. Lalu apa sebabnya?

Nih ceritanya dan asal muasalnya..

Mengapa wong jowo dilarang menikah dengan urang Sunda? Tidak ada literatur yang menuliskan tentang asal muasal mitos larang perkawinan itu. Namun mitos itu diduga akibat dari tragedi perang Bubat. Peristiwa Perang Bubat diawali dari niat Prabu Hayam Wuruk yang ingin memperistri putri Dyah Pitaloka Citraresmi dari Negeri Sunda. Konon ketertarikan Hayam Wuruk terhadap putri tersebut karena beredarnya lukisan sang putri di Majapahit, yang dilukis secara diam-diam oleh seorang seniman pada masa itu, bernama Sungging Prabangkara. Hayam Wuruk memang berniat memperistri Dyah Pitaloka dengan didorong alasan politik, yaitu untuk mengikat persekutuan dengan Negeri Sunda. Atas restu dari keluarga kerajaan .

Majapahit, Hayam Wuruk mengirimkan surat kehormatan kepada Maharaja Linggabuana untuk melamar Dyah Pitaloka. Upacara pernikahan rencananya akan dilangsungkan di Majapahit. Maharaja Linggabuana lalu berangkat bersama rombongan Sunda ke Majapahit dan diterima serta ditempatkan di Pesanggrahan Bubat. Raja Sunda datang ke Bubat beserta permaisuri dan putri Dyah Pitaloka dengan diiringi sedikit prajurit.

Menurut Kidung Sundayana, timbul niat Mahapatih Gajah Mada untuk menguasai Kerajaan Sunda. Gajah Mada ingin memenuhi Sumpah Palapa yang dibuatnya pada masa sebelum Hayam Wuruk naik tahta, sebab dari berbagai kerajaan di Nusantara yang sudah ditaklukkan Majapahit, hanya kerajaan Sunda lah yang belum dikuasai. Versi lain menyebut bahwa Raja Hayam Wuruk ternyata sejak kecil sudah dijodohkan dengan adik sepupunya Putri Sekartaji atau Hindu Dewi.

Sehingga Hayam Wuruk harus menikahi Hindu Dewi sedangkan Dyah Pitaloka hanya dianggap tanda takluk. Pihak Pajajaran tidak terima bila kedatangannya ke Majapahit hanya menyerahkan Dyah Pitaloka sebagai taklukan. Kemudian terjadi insiden perselisihan antara utusan Linggabuana dengan Gajah Mada.

Perselisihan ini diakhiri dengan ditentangnya Gajah Mada oleh utusan Negeri Sunda yang terkejut bahwa kedatangan mereka hanya untuk memberikan tanda takluk dan mengakui superioritas Majapahit, bukan karena undangan sebelumnya. Namun Gajah Mada tetap dalam posisi semula.

Belum lagi Hayam Wuruk memberikan putusannya, Gajah Mada sudah mengerahkan pasukan Bhayangkara ke Pesanggrahan Bubat dan mengancam Linggabuana untuk mengakui superioritas Majapahit. Terjadilah peperangan yang tidak seimbang antara Gajah Mada dengan pasukannya yang berjumlah besar, melawan Linggabuana dengan pasukan pengawal kerajaan (Balamati) yang berjumlah kecil serta para pejabat dan menteri kerajaan yang ikut dalam kunjungan itu.

Peristiwa itu berakhir dengan gugurnya Raja Linggabuana, para menteri, pejabat kerajaan beserta segenap keluarga kerajaan Sunda di Pesanggrahan Bubat. Tradisi menyebutkan sang Putri Dyah Pitaloka dengan hati berduka melakukan bela pati atau bunuh diri untuk membela kehormatan bangsa dan negaranya. Menurut tata perilaku dan nilai-nilai kasta ksatria, tindakan bunuh diri ritual dilakukan oleh para perempuan kasta tersebut jika kaum laki-lakinya telah gugur.

Perbuatan itu diharapkan dapat membela harga diri sekaligus untuk melindungi kesucian mereka, yaitu menghadapi kemungkinan dipermalukan karena pemerkosaan, penganiayaan, atau perbudakan. Hayam Wuruk pun kemudian meratapi kematian Dyah Pitaloka. Akibat peristiwa Bubat ini, bahwa hubungan Hayam Wuruk dengan Gajah Mada menjadi renggang.

Gajah Mada sendiri menghadapi tentangan, kecurigaan, dan kecaman dari pihak pejabat dan bangsawan Majapahit, karena tindakannya dianggap ceroboh dan gegabah. Tragedi perang Bubat juga merusak hubungan kenegaraan antar Majapahit dan Pajajaran atau Sunda dan terus berlangsung hingga bertahun-tahun kemudian.

Hubungan Sunda-Majapahit tidak pernah pulih seperti sedia kala. Pangeran Niskalawastu Kancana, adik Putri Dyah Pitaloka yang tetap tinggal di istana Kawali dan tidak ikut ke Majapahit mengiringi keluarganya karena saat itu masih terlalu kecil dan menjadi satu-satunya keturunan Raja yang masih hidup dan kemudian akan naik takhta menjadi Prabu Niskalawastu Kancana.

Kebijakan Prabu Niskalawastu Kancana antara lain memutuskan hubungan diplomatik dengan Majapahit dan menerapkan isolasi terbatas dalam hubungan kenegaraan antar kedua kerajaan. Akibat peristiwa ini pula, di kalangan kerabat Negeri Sunda diberlakukan peraturan larangan estri ti luaran (beristri dari luar), yang isinya diantaranya tidak boleh menikah dari luar lingkungan kerabat Sunda, atau sebagian lagi mengatakan tidak boleh menikah dengan pihak Majapahit.

Peraturan ini kemudian ditafsirkan lebih luas sebagai larangan bagi orang Sunda untuk menikahi orang Jawa. Raja Lingga Buana dijuluki 'Prabu Wangi' (bahasa Sunda: raja yang harum namanya) karena kepahlawanannya membela harga diri negaranya. Keturunannya, raja-raja Sunda kemudian dijuluki Siliwangi yang berasal dari kata Silih Wangi yang berarti pengganti, pewaris atau penerus Prabu Wangi.

Beberapa reaksi tersebut mencerminkan kekecewaan dan kemarahan masyarakat Sunda kepada Majapahit, sebuah sentimen yang kemudian berkembang menjadi semacam rasa persaingan dan permusuhan antara suku Sunda dan Jawa yang dalam beberapa hal masih tersisa hingga kini. Antara lain, tidak seperti kota-kota lain di Indonesia, di kota Bandung, ibu kota Jawa Barat sekaligus pusat budaya Sunda, tidak ditemukan jalan bernama 'Gajah Mada' atau 'Majapahit'.

Meskipun Gajah Mada dianggap sebagai tokoh pahlawan nasional Indonesia, kebanyakan rakyat Sunda menganggapnya tidak pantas akibat tindakannya yang dianggap tidak terpuji dalam tragedi ini.


Nah begitulah sebab Orang Sunda Dilarang Menikahi Orang Jawa, kalau saya mah nikah ya nikah aja .. gak perlu ada adat-adatan sgala, segala sesuatu baik musibah maupun rejeki Allah yang ngatur bukan siapapun.


kaskus.co.id/post/517214a2db9248f522000011

Jumat, 29 Maret 2013

fenomena kebiasaan masyarakat bali


Fenomena masyarakat Indonesia
Kali ini saya akan menulis Kebiasaan apa saja yang ada didalam masyarakat bali

Di negri kita tercinta ini Indonesia memiliki beragam suku,agama,ras dan berbagai adat isitiadat dengan begitu banyak kebiasaan masyarakat setempat yang pastinya berbeda-beda, disini saya akan menceritakan tentang keunikan budaya bangsa di dalam tanah air kita, sehingga perbedaan – perbedaan yang beragam ini membuat warna indah dalam satu kesatuan sehingga dikenal dengan Bhineka Tunggal Ika.
Disini saya akan menceritakan bebrapa kebiasaan unik masyarakat bali yang berhubungan dengan agama hindu dan adat istiadat yang ada didalamnya.

Masyarakat bali yang pada umumnya ramah tamah ini banyak keunikan tersendiri dengan pola kehidupan yang bhineka atau plurarisme dan tidak terlalu banyak aturan ataupun fanatic terhadap suatu paham, memiliki adat istiadat yang selalu mereka pegang teguh dalam kehidupan sehari – hari sehingga mereka bisa hidup dengan kedamaian. Siapa tahu bagi anda yang kebetulan pertama kali dating kesana, entah dalam rangka untuk liburan, tugas kantor atau study tour ataupun berbisnis ada perlunya nih untuk mengetahui beberapa hal tentang kebiasaan masyarakat setempatnya selain tempat – tempat wisatanya saja.

Beberapa kebiasaan tersebut tersebut antara lain :
·         Mesaiban – sebuah ritual kecil, yang dilakukan setiap pagi hari sehabis ibu-ibu selesai memasak di dapur, kebiasaan ritual ini sebelum makan, kebiasaan ini bisa sebagai wujud terima kasih atas apa yang telah dikaruniakan-Nya, dan juga sebagai sajian ke bhuta kala agar somya (tidak menggangu)
·         Ngejot  – kebiasaan bagi masyarakat untuk memberi dan diberi (berupa makanan). Bertujuan untuk menguatkan ikatan sosial di masyarakat, baik saudara maupun tetangga. Dilakukan saat salah satu keluarga ataupun masyarakat ada kegiatan upacara agama, kebiasaan ini juga dilakukan antara penduduk Bali Hindu dan non Hindu.
·         Kasta – Catur Kasta, penggolongan masyarakat di Bali berdasarkan ras ataupun keturununan, digolongkan dari posisi yang paling atas; Brahmana, ksatria, Weisya dan Sudra. Yang mendominasi adalah Sudra (masyarakat biasa). Kelompok Sudra (mendominasi hampir 90%), di dalam berkomunikasidengan Brahmana, Ksatria dan Weisya, menggunakan tata bahasa Bali yang lebih halus. Begitu sebaliknya mereka akan menaggapi dengan halus pula.
·         Kata “Bli” di Bali kata ini cukup populer, kata yang digunakan memanggil orang lain yang lebih tua dari kita atau paling tidak seumur (bisa diartikan “Mas”) dengan tujuan penuh keakraban antar sesama. Namun jika anda menggunakan kata ini perhatikan Kasta mereka apakah dari kasta yang lebih tinggi, seperti namanya ada embel-embel seperti; Ida, I Gusti, Ida Bagus, Cokorde dan Anak Agung. Walaupun mereka tidak tersinggung dengan Kata ‘Bli” yang kita sebutkan tapi itikad kita menghargai orang lain, alangkah baiknya tidak menggunakan sebutan tersebut.
·         Kebiasaan sopan pada sesama apalai kepada orang yang lebih tua, dan pada kasta yang lebih tinggi. Menyangkut etika, sangat tidak sopan menunjukkan sesuatu dengan tangan kiri, lawan bicara bisa jadi tersinggung, apalagi menunjuk dengan kaki, lawan bicara bisa jadi emosi. Kalau toh hal itu harus dilakukan, bilang maaf terlebih dahulu, atau orang bali biasa bilang kata “tabik”.
·         Karma Phala – masyarakat hindu di Bali sangat meyakini sekali hukum karma phala ini yang. Karma Phala ini berarti  kebaikan yang kita lakukan kebaikan pula yang akan kita dapatkan, begitu sebaliknya. Sehingga orang-orang untuk melakukan tindakan yang tidak baik harus berpikir tentang pahala yang akan mereka peroleh nantinya, diyakini pahalanya bisa dinikmati/ berimbas di kehidupan sekarang, di akhirat  dan kehidupan berikutnya bahkan bisa sampai ke anak-cucu. Begitu besarnya hukum sebab akibat ini, sehingga di harapkan semua masyarakat bisa berbuat kebaikan.
Mungkin itu hanya beberapa kebiasaan saja yang sudah banyak terlihat sebenarnya masih banyak lagi kebiasan – kebiasaan lain yang bisa kita saksikan ataupun bisa kita pahami seberapa besarnya mereka pegang teguh untuk di turun temurunkan kepada cucu-cucunya.
Sumber :
http://wisata.balitoursclub.com/kebiasaan-masyarakat-bali

Selasa, 05 Maret 2013

apakah pantas ?

fenomena di masyarakat part 1
mungkin Menggunakan sebuah mobil mewah memang tidak ada salahnya dan tidak ada yang melarang. tapi sadarkah anda bila para jajaran pemerintah yang kinerjanya gitu gitu aja tidak ada kinerja yang baik dapat memiliki mobil mewah? apakah pantas ?
memang Para jajaran dan anggota pemerintahan dikatakan perlu mobil dinas, tp tidak semewah yang dibayangkan. Tidak perlu apabila fungsi dan kegunaan mobil tersebut tidak sebanding dengan hasil kerja dan tingkat korupsi bertambah.
Mobil mewah ini diperlukan apabila kinerja para jajaran pemerintah ini benar-benar bisa kembali untuk rakyat banyak. Dana dari rakyat ini sebaiknya untuk membeli mobil mewah atau seharusnya dipergunakan untuk menunjang kebutuhan rakyat? benarkan?
Berikut beberapa mobil dinas mewah yang dipergunakan berbagai jajaran pemerintah Indonesia. Ada yang layak dimiliki dan ada yang tidak, karena entah dana dari mana didapatnya.
yuk kita lihat bro :









yang pertama :
sedan mewah ini adalah new honda accord yang dimiliki bupati garut ataupun bupati bupati lainnya seperti contohnya bupati garut aceng HM fikri, mobil mewah sekelas sedan eropa ini tak sebanding dengan kinerja apa yang di beritakan di publik. 

nih yang kedua :












Mabes TNI sempat mengatakan bahwa mobil dinas paling mewh yang mereka pergunakan adalah Toyota Royal Saloon. Tapi kali ini didapati kembali sebuah SUV mewah BMW X1. Jika pihak TNI membantah keberadaan mobil mewah ini, lalu mobil ini milik siapa?
Berbeda dengan di Jerman yang merupakan negara kelahiran BMW. Dan jajaran kepolisian di sana dan mobil dinas didukung oleh pabrikan mobil BMW sendiri

yang ketiga :










Tidak hanya sedan dan kelas mobil SUV dipergunakan pada petinggi negara RI ini. Bahkan mobil keluarga mewah Toyota Alphard dan Vellfire ikut dipergunakan. Hal ini juga sempat menjadi decak kagum banyak masyarakat. Bahkan Toyota Vellfire putih ini kedapatan berada di sebuah apartemen mewah di Jakarta.
mobil siapa ya ?

yang ke empat :










Apa pendapat Anda setelah melihat SUV tangguh asal Amerika, Cadilac Escalade di atas? Dan kembali mobil berplat nomor TNI menggunakan SUV mewah seharga Rp 2 miliaran.

yang terakhir :










Yang cukup mengejutkan lagi datang dari mobil dinas petinggi TNI Indonesia yang menggunakan SUV sport mewah Porsche Cayenne Turbo. Mobil ini kedapatan di bandara udara Soekarno Hatta. Bahkan sempat diselidiki mobil SUV sport asal Jerman ini tidak terdata. Lalu milik siapa?
Sebagai info saja, SUV sport mewah ini berkapasitas mesin di atas 4.000 cc. Porsche Cayenne Turbo di Indonesia diketahui dibanderol mencapai harga Rp 3,85 miliar dan itu juga belum termasuk pajak.

cukup sekian dlu yah fenomena nya part 1
sumber :
http://www.kaskus.co.id/thread/512ce5832775b4046c00000a




Cara urutan Mandi yang Benar


Mengapa saya memposting cara urutan mandi yang benar padahal Mungkin mandi adalah kebiasaan yang dimiliki oleh semua orang, apalagi mandi pasti sudah biasa dilakukan dari kecil. Mungkin ini masalah sepele bagi setiap orang  tapi selama ini, anda tidak pernah memikirkan tata cara mandi yang benar, asal anda sudah mengguyurkan air ke badan, memakai shampoo dan menggunakan sabun mandi serta sabun cuci muka, pasti anda sudah merasa bersih. Benar kan? tapi ternyata, taukan anda kalau sebenernya tata cara mandi yang benar akan menjauhkan anda dari penyakit influenza dan masuk angin?
Hal ini dapat terjadi karena dengan cara mandi yang salah kan menyebabkan hawa panas tubuh terperangkap di dalam badan yang akan menyebabkan keseimbangan hawa panas dalam tubuh dan hawa dingin menjadi terganggu, sehingga menyebabkan datangnya penyakit influenza. Nah, bila selama ini anda sering menderita influenza dan masuk angina, tidak ada salahnya bila anda membaca panduan urutan mandi yang benar berikut ini.
Yang pertama :
Menyiram mulai dari ujung jari kaki (kanan dan kiri) ke arah atas sampai lutut.

Yang kedua :
Menyiram mulai dari lutut (kanan dan kiri) ke arah atas sampai bagian perut

Yang ke tiga :
Menyiram mulai dari bagian perut ke arah atas sampai pundak

Yang ke empat :
Menyiram mulai jari ujung jari tangan (kanan dan kiri) sampai ke pundak

Yang ke lima :
Menyiram mulai dari bagian leher ke arah atas sampai kepala.

Dan yang terakhir ke enam :
Menyikat Gigi

mulai menyiram ujung jari kaki sampai menyiram bagian leher harus dilakukan secara berurutan. Karena Menyiram dari bawah mempunyai maksud agar hawa panas tubuh terangkat ke bagian atas tubuh dan akhirnya akan terbuang dan keluar melalui lubang-lubang (rongga) tubuh bagian atas, seperti hidung, mulut dan telinga.
 Lalu pada saat menyiram bagian perut dan bagian dada biasanya anda akan merasa merinding. Hal ini disebabkan oleh bergeraknya hawa panas tubuh dari bagian bawah badan di bagian atas seperti mulut, hidung dan telinga. Bila anda menuruti aturan mandi ini secara terus menerus maka anda akan merasakan manfaatnya. Badan anda akan terasa segar dan ringan dalam bergerak, selain itu anda juga akan terhindar dari penyakit influenza dan masuk angin.

Lalu mengapa muncul pertanyaan Mengapa kalau sehabis berolahraga atau kita sedang berkeringat kita tidak boleh mandi ?
Jawabannya :
karena ketika olahraga atau sedang berkeringat pori-pori kulit kita melebar dan terjadi sekresi pengeluaran keringat.nah ketika terjadi sekresi keringat suhu tubuh di dalam lebih panas di banding diluar.ketika dalam kondisi seperti itu kita siram air atau mandi maka perubahan suhu yang tidak stabil dan mendadak akan menimbulkan penyakit bisa masuk angin,reumatik pada persendian,flu,dll. bayangkan ada bara api langsung disiram pasti ada uap panasnya yg keluarkan nah seperti itulah kiranya seperti itu.

sumber :
http://carapedia.com/urutan_mandi_benar_info2872.html
http://www.kaskus.co.id/thread/512b0afde874b44078000011